Pengertian Sholat Tahajud Beserta Hukumnya
PENGERTIAN
Sholat tahajud ialah salah satu sholat malam yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sholat sunnah ini dikerjakan dalam kurun waktu sejak sehabis shalat isya sampai masuk waktu shubuh. Kaprikornus sholat tahajud dihentikan dikerjakan siang hari atau sebelum shalat isya.
Kemudian, seseorang yang ingin melakukan sholat tahajud juga harus tidur terlebih dahulu, walaupun cuma sebentar. Tidak dinamakan shalat tahajud kalau tidak kita awali dengan shalat isya dan tidur (walaupun cuma beberapa menit saja).
Jumlah rakaat sholat tahajud minimal dua, maksimal tidak terbatas. Namun ada yang menyampaikan maksimal 8-12 rakaat. Pelaksanaanya pun secara umum sama ibarat sholat sunnah yang lain, tidak ada gerakan-gerakan khusus.
Sholat sunnah tahajud mempunyai banyak sekali keutamaan dan manfaat yang akan dijelaskan lebih detail dalam sub-sub penggalan di bawah.
Sholat Tahajud atau Shalat Tahajud?
Saya rasa sebelum membahasa terlalu jauh, hal ini perlu kita bahas lebih dulu. Walaupun bahwasanya ini soal penulisan saja, tidak terlalu urgent, tapi perlu juga untuk dibahas.
Sholat dasarnya ialah kosa kata dalam Bahasa Arab, diawali dengan hurufﺹ (shod atau shad). Tidak ada padanan kata atau karakter yang sepadan antara karakter arab dan karakter latin. Oleh alasannya ialah itu, penulisan “sholat tahajud” sanggup dianggap benar sanggup juga dianggap salah. Begitu juga dengan penulisan “shalat tahajud”, memakai karakter “a”, bukan “o”. Keduanya sama saja kedudukannya, sanggup dianggap benar dan sanggup dianggap kurang tepat. Karena karakter shod ﺹ dalam Bahasa Arab tetaplah ﺹ, tidak sanggup dipadankan dengan karakter latin.
Jadi, Anda sanggup menulis dengan sholat tahajud atau shalat tahajud. 
Di artikel ini pun, saya kadang menulis dengan “sholat tahajud”, kadang juga dengan “shalat tahajud”.
Oh iya, kalau mengikut kosa kata Bahasa Arab, kata “tahajud” pun bahwasanya harus ditulis dengan “tahajjud” alasannya ialah ada tasydid di atas karakter jim. Namun alasannya ialah ini hanya dilema penulisan saja, dan tidak ada padanan yang sesuai antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, maka hal itu saya rasa tidak perlu kita permasalahkan. Sepakat ya?
Hukum Sholat Tahajud
Hukum melakukan sholat tahajud ialah sunnah. Tapi ke-sunnah-an melakukan sholat tahajud bukan ibarat sunnah biasa. Sholat tahajud hukumnya sunnah muakkad (sangat disunnahkan atau sangat dianjurkan).
Pengertian lain dari sunnah muakkad adalah sunnah yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah SAW, atau, sunnah yang jarang sekali ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Contoh sholat sunnah muakkad yang lain ialah sholat dhuha dan sholat tarawih.
Sholat Tahajud dalam Alquran
Mengenai sholat tahajud, Allah berfirman:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدَبِهِ نَا فِلَةً لَكَ عَسَى اَنْ يَبْعَسَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُوْدًا.
Artinya : “Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah perhiasan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke daerah yang terpuji” (QS. Al Isra 79)
Ayat di atas terang sekali berisi perintah untuk mengerjakan sholat tahajud di malam hari. Sholat tahajud dalam ayat tersebut dimaksudkan sebagai ibadah perhiasan buat kita. Namun perintah di sini bukan berarti wajib, aturan mengerjakan sholat tahajud tetap sunnah.
Dalam ayat yang lain, Allah SWT juga berfirman:
كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ () وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Artinya:
17. di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. 18. dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar. (QS. Az-Zariya: 17-18.)
Dalam ayat ini Allah SWT memperlihatkan aba-aba mengenai orang yang melakukan sholat tahajud. Untuk mengetahui tafsir dari masing-masing ayat, sebaiknya kita memakai tafsir yang sudah terkenal ibarat Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir atau lainnya. Hal ini untuk menghindari diri kita dari pemahaman yang salah.
Baca Juga
Sholat Tahajud dalam Hadits
Rasulullah SAW bersabda:
“Hendaklah kalian sholat malam, alasannya ialah sholat malam ialah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia ialah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus aneka macam kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)
Yang dimaksud dengan sholat malam antara lain sholat tahajud, shalat witir sholat tarawih.
Dalam hadits yang lain, juga terdapat keterangan ibarat ini:
Dari Amr bin Abasah r.a. berkata: Aku berkata, Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? dia bersabda : “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, alasannya ialah sholat tersebut disaksikan dan dicatat sampai kau sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)
Hadits ke-3 yang akan saya cantumkan berbunyi:
“Allah merahmati seorang suami yang bangkit dimalam hari kemudian dia sholat dan membangunkan isterinya, kalau sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya dan Allah merahmati seorang istri yang bangkit di malam hari kemudian dia sholat dan membangunkan suaminya kalau suaminya enggan, dia percikkan air pada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)
Sebenarnya masih banyak sekali ayat Quran maupun hadits yang berkaitan dengan shalat tahajud. Namun beberapa ayat dan hadits di atas sudah cukup untuk menciptakan kita yakin dengan kesunnahan dan keutamaan shalat tahajud.
