Cara Perawatan Bateray Laptop/Notebook Yang Benar
Baterai laptop (notebook/netbook) yaitu komponen penting yang terdapat pada laptop, tentunya alasannya yaitu baterai laptop yaitu catu daya (power supply) laptop. Walaupun baterai laptop ini adalah komponen yang penting namun masih banyak yang kurang peduli dengan baterai tersebut. Kalo baterai rusak tentunya gak sanggup jalan itu laptop kecuali kalo sambil di charge. Memang sanggup jalan tapi sangat beresiko, misalnya kalo charger-nya kecabut otomatis laptopnya akan mati dan sanggup mengakibatkan harddisk menjadi bad sector. Kalo harddisk udah bad sector mau ngapain lagi coba? Nah makanya disini saya mencoba share bagaimana cara merawat baterai laptop yang baik dan benar.
Langsung saja pada intinya, berikut yaitu cara-cara merawat baterai laptop yang baik dan benar :
1. Jangan mematikan laptop dalam kondisi baterai < 40%
Hal ini sanggup mengakibatkan kerusakan permanen pada baterai. Untuk klarifikasi lebih lanjutnya saya juga belum tau kenapa, yang niscaya ilmu ini saya dapatkan dari internet
2. Jangan charge hingga kepenuhan ketika laptop mati
Melakukan charge kepenuhan terbukti mengakibatkan usang daya tahan baterai berkurang. Secara teknis emang ana tidak tahu tapi udah saya buktikan dan teman-teman saya juga udah membuktikannya. Terutama kebiasaan mencharge laptop lalu ditinggal tidur dan pagi-pagi sesudah kita bangkit led baterai laptop udah membuktikan penuh. Memang tampaknya biasa aja, tapi dampaknya bakalan luar biasa.
3. Jangan lepas baterai ketika laptop dihidupkan
Mode AC tanpa baterai memungkinkan terjadi kerusakan pada motherboard akhir listrik tidak stabil / listrik mati mendadak, dan jikalau motherboard rusak sama aja dengan kerusakan pada laptop keseluruhan. Tapi memang menghemat baterai (namanya juga gak dipakai, ya niscaya abadi itu baterai)
Mode AC dengan baterai memungkinkan terjadi penurunan kualitas baterai tapi sangat kondusif bagi kesehatan laptop jikalau terjadi listrik mati mendadak.
Jadi saya sarankan supaya tidak melepas baterai ketika menggunakan
laptop.
4. Lepas baterai laptop jikalau laptop tidak digunakan dalam jangka waktu usang (> 24 jam)
5. Lakukan kalibrasi baterai setiap 30 kali charge (default)
Kalibrasi digunakan supaya kalkulasi baterai tetap akurat.
Berikut yaitu caranya:
Charge laptop hingga penuh (100%) dan biarkan kabel charge tertancap selama 2 jam sembari digunakan laptop buat aktifitas
Aktifkan system hibernate
Setting supaya system hibernate dijalakan otomatis jikalau baterai lepi udah habis (critical battery)
Gunakan laptop dengan aktifitas-aktifitas sobat dan tunggu hingga baterai habis dan system hibernate dilakukan
Selama hibernate diamkan laptop selama kurang lebih 8 jam dengan kondisi baterai tetap tertancap
Setelah 8 jam, charge laptop selama hingga penuh namun laptop dalam kondisi masih hibernate (belum dihidupkan)
*Catatan :
Gunakan software battery care supaya tidak perlu repot-repot menghitung berapa kali kita men-charge baterai laptop. Karena software ini akan mencatatnya hingga looping ke berapa kita men-charge baterai laptop.
.jpg)